Tema: IPH Itu Apa Sih? Yuk Kenalan Lebih Dekat Hari/Tanggal: Jumat, 20 Juni 2025 Narasumber: Ade Nelvia, S.Si. Moderator: Agustin Ayulia Rahman Jumlah Peserta: 40 orang Dokumentasi dan administrasi: s.bps.go.id/INSPIRE_series13 Pada hari Jumat, 20 Juni 2025, Pojok Statistik Universitas Hamzanwadi kembali menyelenggarakan kegiatan rutin INSPIRE (Interactive Sharing and Peer Learning) secara daring. Tema yang diangkat kali ini adalah “IPH Itu Apa Sih? Yuk Kenalan Lebih Dekat” dengan narasumber Ade Nelvia, S.Si., yang membagikan pemahaman mendalam tentang konsep dan pengukuran Indeks Pembangunan Manusia (IPH) atau lebih dikenal dengan Indeks Pembangunan Hidup. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai jurusan dan disiplin ilmu, dengan moderator Agustin Ayulia Rahman yang memandu jalannya acara secara interaktif dan komunikatif. Dalam pemaparan materinya, narasumber menjelaskan bahwa IPH merupakan indikator penting yang digunakan untuk mengukur kualitas hidup manusia dari aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak. Dijelaskan pula bagaimana IPH disusun dari tiga komponen utama: harapan hidup, rata-rata lama sekolah, serta pengeluaran per kapita. Ade Nelvia juga menampilkan data IPH terkini di Indonesia, khususnya di Provinsi NTB, dan mengajak peserta untuk memahami bagaimana angka-angka tersebut mencerminkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Pemahaman mengenai IPH dinilai sangat penting, terutama bagi mahasiswa yang akan atau sedang terlibat dalam penelitian dan pengambilan kebijakan berbasis data. Sesi tanya jawab menjadi penutup kegiatan yang berlangsung hangat dan antusias. Haris Muzakki, salah satu peserta, bertanya tentang bagaimana cara meningkatkan IPH di daerah dengan sumber daya terbatas, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Narasumber menjelaskan bahwa peningkatan IPH membutuhkan pendekatan holistik dan kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Misalnya, dengan memperluas akses pendidikan dasar, meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer, serta mendorong program pemberdayaan ekonomi lokal. Ade Nelvia juga menekankan bahwa data statistik seperti IPH bukan hanya angka, tapi refleksi langsung dari kebutuhan dan peluang pembangunan manusia. Kegiatan ditutup dengan dokumentasi virtual dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
| Pemanfaatan Data BPS bagi Perguruan Tinggi | |
| Jumat, 20 Jun 2025 | |
| 14:00 WIB | |
| Universitas Hamzanwadi |